Bagian Umum

BNNP Aceh Gelar kegiatan Pelatihan Penggiat Anti Narkoba Bidang P4GN (TOT) di Lingkungan Masyarakat

Badan Narkotika Nasional Propinsi(BNNP) Aceh memulai kegiatan Pelatihan Penggiat Anti Narkoba Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Training of Trainer (TOT)(Pelatihan untuk Pelatih-red) di Lingkungan Masyarakat Kota Banda Aceh.

Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari dari tanggal 15 Oktober s.d 16 Oktober 2018 yang di ikuti oleh perwakilan Tokoh Masyarakat dan Tuha Peut gampong di Kota Banda Aceh yang berlangsung di Sultan Hotel, Banda Aceh, Senin (15/10/2018).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Drs. Faisal Abdul Naser, M.H., dalam sambutannya mengatakan Kegiatan BIMTEK ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan para penggiat anti narkoba di lingkungan masyarakat dalam upaya P4GN. Diharapkan pula terbangunnya sinergitas antara BNN dan para stakeholder lingkungan masyarakat sehingga tercipta lingkungan bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Beberapa materipun disiapkan oleh BNNP Aceh agar nantinya dapat memaksimalkan peran masyarakat dalam P4GN terutama sosialisasi dilingkungan sekitar tempat tinggalnya.

Dikatakannya, Saat ini di Aceh tidak ada lagi tempat yang tidak dimasuki narkoba, tidak terkecuali di kampung-kampung bahkan di lorong-lorong sekalipun saat ini sudah dimasuki barang haram itu, tentu jalur masuknya narkoba ke Aceh adalah melalui jalur laut dan pelabuhan tidak resmi yang menjadi jalur tikus bagi pengedar narkoba.

Untuk itu, Brigjen Pol. Faisal AN mengajak kepada semua pihak, baik itu pemerintah kabupaten kota, pemerintah gampong dan juga tuha peut selaku peserta TOT P4GN hari ini untuk sama-sama serius memberantas narkoba sampai ke akar-akarnya, dengan harapan di tahun 2019 nanti, Aceh dapat menjadi zero narkoba.

Diberbagai kesempatan, Brigjen Faisal juga selalu dikatakan, bahwa dirinya tidak mau meninggalkan generasi Aceh ini dalam kegelapan dan pengaruh narkoba, dirinya sayang dengan Aceh walaupun ia bukan orang Aceh. “Saya sangat sayang Aceh, sepertiga tugas saya berada di Aceh, saya tidak ingin Generasi Aceh ini terkontaminasi dengan narkoba,” Ungkap Faisal AN dengan mata yang berkaca-kaca.

Selain itu Jenderal Bintang satu ini juga mengharapkan kepada Tuha Peut agar dapat menjadi “Agen pemberantasan narkoba di tingkat desa” yang berkomitmen untuk menjaga dirinya agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, sebagai “Agen Pencegahan penyalahgunaan narkoba baik dilingkungan rumah, maupun dilingkungan masyarakat wajib menginformasikan bahaya penyalahgunaan narkoba” tambahnya.

Diakhir paparannya, Kepala BNNP Aceh ini juga mengaharapkan kepada semua masyarakat untuk dapat menginformasikan pengguna narkoba atau korban penyalahgunaan narkoba kepada BNNP Aceh untuk segera diobati. “Bagi masyarakat atau keluarga yang mau melaporkan diri kepada BNN tidak akan dilakukan penahanan, bahkan akan difasilitasi untuk rehabilitasi,” Pungkas Faisal AN.

Sesaat selesai acara tersebut, kebetulan bertemu dengan seorang Anggota DPR RI yg juga merupakan Ketua Umum KADIN Aceh Firmandez di Sultan Hotel yang kebetulan sedang berkunjung ke Aceh ia mengatakan “Kepala BNNP Aceh, Melalui Tuha Peut dan Geuchik/perangkat desa sangat benar dan tepat sekali mensosialisasikan Program P4GN kepada mereka” uangkap Firmandez.

#stopnarkoba
#acehstopnarkoba
#humasbnnpaceh

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top