Supriadi, SP : Guru Harus Paham Narkoba dan Siswa Harus Menyaring Informasi

0
466
BNN Kota Langsa Melaksanakan Focus Disccusion Group (FGD) dengan Guru dan Siswa SMA Negeri 1 Langsa Kamis (13/3).

Langsa – Pelajar sebagai calon pemimpin bangsa merupakan pilar terpenting untuk membangun bangsa. “Pelajar yang sedang meniti masa depan, perlu dibekali dengan pengetahuan dan informasi yang berkembang seiring zaman, termasuk pengetahuan dan informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, ”kata Ramadhan Syah Putra, SE dalam Focus Disccusion Group (FGD) bersama siswa SMA Negeri 1 Langsa, Kamis (13/3).

Selanjutnya Ramadhan menyatakan, bagaimana kita bisa cerdas dan memajukan kehidupan bangsa kalau otak para pelajar dicekoki narkoba, tentunya kita tidak mau kehilangan suatu generasi karena narkoba.

“Kita jangan ikut-ikutan ke dalam pergaulan yang salah, pelajar harus mempunyai inisiatif dari diri sendiri agar tahu bagaimana caranya mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolahnya. Sekarang informasi tentang cara pencegahan narkoba sudah dapat dilihat dari internet, sosial media dan lain sebagainya,” sebut Ramadhan.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Langsa, Bidang Kesiswaan, Supriadi, SP mengungkapkan, pelajar perlu menanamkan nilai-nilai positif bagi dirinya, karena mudah sekali terpengaruh dengan perkembangan zaman sekarang, pelajar harus bisa menyaring mana yang baik dan mana yang buruk bagi dirinya.

“Sudah saatnya lingkungan pendidikan memberikan perhatian serius terhadap permasalahan narkoba khususnya dilingkungan pelajar, salah satunya dengan memberdayakan Organisasi Kesiswaan (osis) yang ada di sekolah untuk berperan aktif dalam upaya mencegah peredaran gelap narkoba di lingkungan sekolah”, kata Supriadi

Supriadi menambahkan, sebagai pendidik para guru harus memiliki pemahaman yang jelas dan tegas tentang bahaya narkoba, jangan sampai kita ketinggalan dan kurang paham dibanding anak-anak kita. Banyak pendidik yang belum memahami tentang deteksi dini bila adanya penyalahgunaan narkoba dilingkungan sekolah. Sehingga timbul kesan, pihak sekolah antipatif dalam menangani anak-anak yang bermasalah dengan narkoba, padahal kita semua sangat peduli, “ujarnya

Ketua OSIS SMA Negeri 1 Langsa, Yuedi, MS selaku peserta pada kegiatan tersebut menyampaikan untuk melakukan pencegahan narkoba dilingkungan sekolah, melalui OSIS para Kader dan Satgas Anti Narkoba yang telah dibentuk oleh BNN Kota Langsa dapat berperan aktif dalam menyampaikan sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada rekan sebaya.

“Kami mengharapkan anggota kader dan satgas anti narkoba dapat bergabung menjadi anggota pengurus OSIS maupun organisasi kesiswaan lainnya, sehingga dapat berperan lebih giat lagi dalam upaya pencegahan narkoba dilingkungan sekolah” harap Yuedi.

Kesadaran remaja akan pentingnya menjaga lingkungan dari peredaran gelap narkoba perlu untuk ditingkatkan. BNN Kota Langsa meminta guru sebagai orang tua siswa di sekolah berperan membangun kewaspadaan akan bahaya narkoba di kalangan pelajar. “Hal yang harus dimiliki oleh anak-anak adalah sikap waspada dalam menghadapi era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, karena banyak sekali modus operandi yang dilakukan para bandar-bandar narkoba,” tutup Ramadhan.

Kegiatan FGD tersebut dihadiri oleh Wakil Kepala Sekolah bidang kesiswaan, Pembina OSIS, serta para Ketua Organisasi Kesiswaan SMA Negeri 1 Langsa. (Liputan: Rahimi, Spd)

Editor : S Arsyah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.